----------------------------

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 04 April 2011

4 Alasan Pria Selingkuh

okezone.com - Selingkuh mungkin menjadi kesalahan yang sulit termaafkan. Buntutnya, tak jarang pasangan memilih mengakhiri hubungan. Sebelum hal tersebut menimpa, ada baiknya Anda ketahui penyebab pria beralih ke wanita lain. Ini dia bocorannya seperti diulas Sheknows.
 

Pria dilanda depresi hebat dan kesulitan mengatasinya

Beberapa orang kerap melarikan depresi pada kesenangan sesaat, misalnya minum-minum atau selingkuh. Namun, tidak semua pria memilih cara tersebut sebagai pelarian. Banyak dari mereka yang bisa mengatasi depresi dengan cara positif. Namun, ketimbang berbicara dengan orang yang mereka cintai agar lebih tenang, mereka cenderung rentan menerima godaan wanita lain yang mereka percaya bisa memberikan ketenangan.

Mereka selalu berkata 'semua baik-baik saja'

Beberapa orang meyakini bahwa perselingkuhan bukanlah hal buruk. Jadi, semakin dia mengatakan dirinya dalam keadaan baik-baik saja, biasanya potensi pasangan Anda selingkuh justru semakin besar. Tak jarang, meski sudah tertangkap basah, dia tidak merasa bersalah sama sekali.

Mereka berpikir selingkuh membantu memecahkan Masalah

Banyak pria berpikir bahwa perselingkungan yang dijalaninya tidak akan diketahui Anda. Intinya, mereka memercayai bahwa sulit bagi Anda untuk untuk mengetahui tentang perselingkuhan yang dijalaninya. Padahal, dengan perbedaan sikap yang dia tunjukkan, Anda mendapatkan sederet bukti yang siap memenjarakan cintanya. Bukti tersebut bisa bersumber dari banyak hal. Salah satunya, dari pesan teks dan email masuk yang kerap tak dihapusnya sehingga dia gagal menutupi jejak perselingkuhan.

Dirundung bosan

Kebosanan membuat orang tergelitik melakukan hal-hal yang tidak biasa dilakukan. Salah satunya, mencoba selingkuh. Bagi sebagian pria, mungkin kegiatan ini tidak dianggap sebagai sebuah tindakan buruk sehingga kerap menjadi pilihan. Kebosanaan bisa berasal dari banyak hal. Misalnya karena himpitan pekerjaan, pekerjaan yang dilakukan kurang menantang, bosan dengan arah hidupnya dan berbagai alasan lain. Intinya, apapun alasan si dia, kebosanan dan kurangnya motivasi diri dapat melahirkan perilaku negatif seperti perselingkuhan.

Punya Kartu Kredit Banyak, Nasabah Gunakan untuk 'Gali Lubang Tutup Lubang'

Detik.com - Satu orang nasabah ternyata ada yang memiliki kartu kredit hingga 28 kartu dari bank yang berbeda. Bank Indonesia (BI) berpendapat, jika rata-rata nasabah memiliki kartu kredit lebih dari 3 kartu biasanya digunakan untuk 'gali lubang tutup lubang'.
Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Sistem Pembayaran Bank Indonesia Aribowo ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (3/4/2011).

"Kalau satu orang mempunyai 28 kartu itu kita tidak mengetahuinya secara pasti. Tetapi biasanya itu rata-rata nasabah hanya 3 kartu kredit dan itu kalau lebih biasanya untuk gali lubang tutup lubang," ujar Aribowo.

Hal tersebut, dilakukan dengan cara menggunakan kartu kredit baru untuk melunasi tagihan kartu kredit yang lama. Aribowo menambahkan, cara tersebut tidak akan efektif dan nantinya merugikan nasabah sendiri karena tagihan akan berlipat-lipat.

Dihubungi secara terpisah Ketua Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Dodit W Probojakti sendiri mengungkapkan rata-rata setiap nasabah memegang 2 kartu kredit. "Jumlah kartu kredit yang beredar di Indonesia mencapai 13,8 juta kartu. Dari jumlah kartu yang beredar tersebut ternyata hanya dimiliki oleh 6,5 juta nasabah. Jadi rata-rata nasabah memegang 2 kartu kredit," ujar Dodit.

Sebelumnya, Ketua Tim Mediasi Perbankan Bank Indonesia Sondang Martha Samosir mengungkapkan ada nasabah yang memiliki kartu kredit hingga 28 kartu di berbagai macam bank.

Hal ini menyebabkan adanya utang yang menumpuk oleh seorang nasabah saja sehingga menimbulkan NPL yang tinggi jika tidak bisa membayar.

Sondang juga memaparkan, kasus sengketa antara nasabah dengan bank terus menunjukkan tren peningkatan. Direktorat Mediasi Perbankan BI mencatat sepanjang 2010 kasus sengketa antara nasabah dengan bank mencapai 278 kasus atau meningkat dari tahun 2009 yang hanya mencapai 231 kasus.

Bank sentral memaparkan, kasus antara bank dan nasabah masih didominasi mengenai sistem pembayaran terutama kartu kredit yang mencapai 147 kasus.

"Kasus sengketa antara nasabah dan bank yang masuk mediasi BI itu meningkat dari 231 kasus di 2009 menjadi 278 kasus sepanjang 2010. Kebanyakan kasus masih mengenai sistem pembayaran yang terkait kartu kredit," ujar Sondang.

Biasanya masalahnya yakni mengenai tagihan kartu kredit yang berbeda antara nasabah dan bank penerbit.

Anggota DPR: Nasabah Tewas, Citibank Pakai Cara Barbar

detik.com - Pembunuhan nasabah kartu kredit Citibank yang dilakukan oleh debt collector membuat geram anggota DPR. Citibank dinilai merusak citra perbankan nasional karena masih memakai cara-cara kekerasan layaknya barbarian.Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Anggaran DPR Melchias Markus Mekeng ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/4/2011).

"Perbuatan ini sangat merusak citra perbankan nasional di mata masyarakat kita dan di mata internasional. Tidak ada orang yang berurusan utang piutang dengan cara penyelesaian dengan cara kekerasan bahkan sampai dibunuh. Ini merusak citra kita, dan itu menunjukkan kita masih melakukan cara-cara barbarian, cara-cara main hakim sendiri," tutur pria yang akrab disapa Melki ini.

Melki mengatakan, tindak kekerasan oleh bank melalui debt collector terhadap nasabah sangat bertentangan dengan azas negara yaitu hukum.

"BI sudah harus menerbitkan peraturan BI untuk soal penagihan kredit-kredit macet. Bank tidak boleh menyerahkan itu, menyewa outsourcing itu pada satu perusahaan yang mempunyai usaha debt collector. Itu termasuk dalam bank itu sendiri. Jadi kalau ada apa-apa, bank itu yang kita tuntut," jelas Melki.

Jadi tak boleh lagi ada outsourcing seperti debt collector untuk melakukan penagihan kredit-kredit bermasalah. Sehingga jika terjadi lagi kasus pembunuhan nasabah, bank tak lagi bisa menghindar atau cuci tangan.

"Peraturan BI ini harus segera diterbitkan sehingga bank punya unit khusus untuk penagihan utang-utang macet. Karena memang bisnis bank berisiko terhadap utang-utang macet, dan mereka tidak boleh menggunakan cara-cara yang kasar," tukas Melki.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More